Iklan 1

Sunday, May 1, 2016

Si Cantik dengan mesin 3 Silinder, Nissan March 1.2 Tahun 2014

Moin Readers.. Artikel ini bermula dari ajakan ngopi seorang rekan hingga berujung dengan test drive tunggangan rekan ane. Sebuah city car atau mungkin small hatchback atau.. errr apapun itu karena banyak sekali referensi segmentasi dari mobil yang ane test drive kali ini. Tapi buat ane sangat cocok disebut city car menilik dari kapasitas mesinnya kecil dan dimensi bodynya yang cukup kompak. Yup ini dia Nissan March 1.2.
Intro
Nissan March atau disebut juga Nissan Micra sebuah merk yang telah diproduksi Nissan sejak tahun 1982 untuk pasar Eropa. Sejak pertama kali diproduksi telah mempunyai 4 generasi. Generasi pertama, kedua, dan ketiga mungkin tidak terlalu familiar di Indonesia dikarenakan memang dari pihak Nissan tidak diluncurkan resmi di Indonesia. Baru untuk generasi keempat yaitu K13 pihak Nissan meluncurkan Nissan March untuk pasar Indonesia di November 2010. Yang dipasarkan di Indonesia ada beberapa varian yaitu Nissan March 1.2 MT, Nissan March 1.2 AT, Nissan March 1.2 XS AT, dan Nissan March 1.5. Untuk yang ane sebut terakhir ternyata gagal di pasar Indonesia sehingga distop produksi oleh PT Nissan Motor Indonesia (NMI). Dan yang ane review ini adalah Nissan March 1.2 MT.
Eksterior

Kalau melihat eksterior mobil ini impresi awal mungkin adalah mobil ini cantik dan mirip Toyota Yaris Bakpao (NCP91). Membulat dan terkesan feminin.
Tampak depan menggunakan lampu bulat dan grill dengan V-shape. Modelnya cukup aman dan tidak ada yang aneh-aneh.

Di bagian samping tarikan garis body dan pilar C mirip dengan Yaris. untuk pelek menurut ane malah lebih keren daripada milik Yaris. 

Di bagian belakang untuk rearlamp tipe tahun 2014 ane lebih suka, terlihat senada dengan eksterior keseluruhan yang membulat. Kaca belakang juga disematkan wiper dan defogger untuk varian ini.
Interior
Ketika pertama kali memasuki kabin, kredit awal ane adalah handle pintu yang terasa mewah dan panel pintu yang terasa berat tidak seperti city car kebanyakan yang terasa enteng dan ringkih.



Di dalam kabin sepertinya bulatan-bulatan ini belum berakhir. Nuansa kabin masih menyisakan bulatan tapi thanx God wajah katak di dashboard pre facelift sudah tidak digunakan lagi.
Dashboard Nissan March pre facelift

Untuk headunit sudah menggunakan tipe double din. Panel AC masih menggunakan AC analog, untuk AC digital hanya digunakan di March tipe 1.2 XS dan 1.5.
Lingkar kemudi pas di tangan, nyaman dan senada dengan nuansa kabin.

Untuk glove box depan untuk city car surprisingly terdapat 2 buah walaupun dengan ukuran ruang yang tidak terlalu besar.


Leg room depan dan belakang tidak seluas Yaris NCP91 tapi cukup acceptable.

Kabin juga roomy, kabin lega untuk ukuran city car dan atap yang tinggi jadi duduk dibelakang pun kepala ane tidak sampai mepet dengan atap.


Bagasi cukup luas, bahkan info dari rekan ane yang punya mobil ini, bagasinya mampu membawa 5 galon air mineral.
Nuansa interior yang all black seharusnya membuat interior menjadi sporty namun build qualitynya yang masih di bawah kualitas interior Nissan Grand Livina menjadikan kurang sedap dipandang.
Mesin

Nah buat Readers pasti sedang menunggu poin soal mesin ini. Bagaimana kemampuan mesin HR12DE 1200 cc 3 silinder. Nissan mengklaim menggunakan bahan micro finishing pada bagian internal mesin yang mampu mengurangi friksi, yang ujung-ujungnya bisa mengurangi getaran mesin. Menurut ane memang suara mesin memang sedikit kasar tapi masih bisa diterima mengingat mobil ini 3 silinder.
Berikut engine note dari Nissan March yang sempet ane videokan.

Driving Impression


Ketika ane masuk ke dalam kabin cukup nyaman karena pengaturan jok untuk reclining, naik-turun, dan sliding. Lingkar kemudi pun sudah mengakomodasi fungsi tilt steering. Posisi duduk menurut ane terasa sama dengan Toyota Avanza, terasa duduk di bangku. Setelah menyalakan mesin dan mencoba berkeliling jalanan perkotaan, suara mesin sedikit terdengar didalam kabin, jadi mainkan musiknya ya Readers. Untuk karakter mesinnya memang mobil ini memang cocok sebagai city commuter. Tarikan buas di RPM bawah dan sedikit kedodoran di RPM atas.
Pricing
Untuk harga barunya menurut ane Nissan March terasa overprice. Di kisaran Rp 150 juta hingga yang tertinggi Rp 170 juta. Kalau harga bekas berkisar Rp 120 - 130 juta Readers bisa meminang Nissan March 1.2 MT tahun 2014 ini. Untuk pajak tahunan Readers bisa menyiapkan dana sekitar Rp 1,9 juta.
Kesimpulan
A proper city car dari desain dan mesin, cukup memuaskan dipakai di habitatnya, padatnya perkotaan. Walau dengan kisaran harga bekasnya di tahun 2014 Readers bisa memilih mobil baru sekelas Agya, Ayla, ataupun Datsun, setidaknya ini city car bukan LCGC kan.
Pros
1. Desain acceptable dan cantik
2. Kabin lega
3. RPM bawah responsif, cocok untuk city commuter
4. Bantingan empuk

Cons
1. Harga yang tinggi
2. Build quality interior
3. RPM atas yang kehabisan nafas

Sekian hasil test drive Nissan March 1.2 tahun 2014 spesial untuk Readers. Jika ada pertanyaan, kritik, ataupun saran monggo untuk berkomentar di kolom komentar bawah ini.

Thursday, April 28, 2016

Makna di Balik Logo 10 Produsen Mobil Dunia

Moin Readers.. Logo merupakan bagian dari branding suatu perusahaan. Di balik sebuah logo perusahaan tersimpan makna dan filosofi dari perusahaan bersangkutan. Dengan sekilas melihat logo maka pemikiran Readers tentunya akan mengarah pada perusahaan empunya logo tersebut. Dalam dunia otomotif berikut ini logo-logo yang tentunya familiar bagi Readers dan makna dibalik logo tersebut.
1. Toyota

Logo tiga lingkaran elips Toyota baru digunakan pada tahun 1989, sebelumnya Toyota menggunakan nama Toyota untuk branding-branding mobil produksinya.
Lambang tiga lingkaran elips ini
Dari situs resmi Toyota ditemukan bahwa tiga elips ini memiliki arti sendiri-sendiri. Elips pertama mewakili pelanggan Toyota, elips kedua melambangkan komitmen untuk memberikan yang terbaik dan memuaskan pelangkan, sedangkan yang ketiga diartikan sebagai kemungkinan yang terbentang tanpa batas bagi teknologi dan inovasi.

Uniknya logo Toyota ini jika dicermati bisa menjadi nama Toyota, yang membentuk huruf T, O, Y, O, T, A.
2. Honda

Di dalam daftar ini logo Honda mungkin adalah logo paling tidak spesial secara makna. Sebuah huruf 'H' besar, dan bukan misteri besar darimana huruf H itu berasal.
3. Hyundai

merk Korea ini menggunakan logo huruf 'H' miring dikelilingi lingkaran. Lingkaran mencerminkan keinginan Hyundai untuk menguasai pasar global, sedangkan huruf 'H' miring menggambarkan dua orang yang saling bersalaman merepresentasikan hubungan antara perusahaan dan pelanggan.
4. Mazda

Logo Mazda yang didesain oleh Rei Yoshimara ini tidak sekedar gambar dengan huruf 'M'. Dengan logo huruf 'M' dalam lingkaran yang dibentuk seperti sayap. Menggambarkan pengharapan Mazda bahwa Mazda akan terbang tinggi di masa depan.
5. BMW

Logo BMW menjelaskan asal muasal lini usaha mereka. Logo yang digunakan merupakan penggambaran putaran baling-baling pesawat, karena pada awalnya BMW merupakan pembuat pesawat terbang. Warna putih menggambarkan putaran baling-baling dan warna biru menggambarkan langit biru.
6. Mercedes-Benz

Produsen mobil asal Jerman ini menggunakan logo 3 bintang. Makna dari logo 3 bintang adalah perusahaan yang didirikan oleh Katl Benz adalah Mercedes-Benz bisa menciptakan transportasi di darat, laut, dan udara sehingga menjadikan moda transportasi lebih mudah.
7. Mitsubishi

mitsubishi yang terkenal dengan lambang tiga berliannya, dari jajaran mobil sport seperti Lancer Evolution(yang sayangnya sudah disuntik mati) hingga truk angkutan di jalan raya. Mitsubishi adalah kombinasi dari kata Mitsu dan Hishi. Kata Mitsu berarti tiga dan kata Hishi memiliki arti water chestnut. Water chestnut di Jepang sering digunakan untuk melambangkan berlian.
8. Subaru

Merk mobil yang terkenal dengan sedan sport dan crossovernya ini mempunyai logo dengan elips dan 6 bintang di dalamnya. 6 bintang ini melambangkan pleiades, kelompok bintang di konstelasi taurus. Subaru sendiri adalah nama Jepang dari Taurus.
9. Peugeot

Penjualan Peugeot di Indonesia mungkin tidak segarang singa dalam logo perusahaan ini. produsen mobil asal Perancis ini menggunakan logo bergambar Singa, logo ini berasal dari lambang kota Belfort, Perancis. Kota yang bersebelahan dengan Jerman dan Swiss ini punya arti penting bagi Peugeot karena model mobil pertama Peugeot didesain di kota ini.
Dan yang unik, Bartholdi, yang mendesain logo kota Belfort juga yang mendesain patung Liberty.
10. Chevrolet

Banyak cerita yang beredar bahwa logo dasi kupu-kupu dari Chevrolet adalah ketika sang pendiri Chverolet yaitu William C. Durrant menginap di hotel di Perancis, dia terinspirasi oleh wallpaper di dinding hotel.

Tuesday, April 26, 2016

Antara Ada Apa dengan Cinta 2 dengan Mitsubishi

Moin Readers.. Film Ada Apa dengan Cinta 2 yang akan segera dirilis tanggal 28 April 2016 menjadi film Indonesia paling diantisipasi kehadirannya. Dengan pertimbangan popularitas franchise AADC maka PT Krama Yudha Tiga berlian (KTB), selaku distributor resmi Mitsubishi di Indonesia menjadi sponsor film ini, selain itu menurut Intan Vidiasari, Head of MMC Public Relation Department PT KTB, menerangkan, tujuan utama keterlibatan Mitsubishi pada sekuel film adalah meningkatkan branding awareness. 

Mitsubishi yang terkenal dengan kendaraan niaganya menyediakan mobil-mobil di dalam scene film dan juga dalam Gala Premier AADC 2 yang diadakan di Jogja, Sabtu (23/04/2016) kemarin.
Apa saja mobil yang disupply Mitsubishi untuk AADC 2? Tentunya Readers tidak akan melihat Cinta dengan L300 atau Rangga dengan Colt Diesel hehe. Mitsubishi yang mulai mengubah strategi pengembangan untuk konsentrasi di SUV tentunya mensupport Mitsubishi Outlander Sport untuk digunakan Cinta yang diperankan oleh Dian Sastro, Mitsubishi Delica digunakan oleh Maura yang diperankan oleh Titi Kamal, dan Mitsubishi Grandis yang digunakan oleh Cinta dkk selama berlibur di Yogyakarta. Readers mungkin bertanya-tanya, loh mana mobil SUV terbaru andalan Mitsubishi, All New Pajero Sport? Mobil ini hanya muncul di Gala Premier dan tidak di filmnya dikarenakan masa produksi film di tahun 2015 yang notabene All New Pajero Sport belum diluncurkan.

Semoga kolaborasi AADC-Mitsubishi memberikan efek positif untuk Mitsubishi yang tengah gencarnya melepas mobil-mobil andalannya di Pasar Indonesia.

CEO Honda Takahiro Hachigo, "Tendang akuntan dari lini produksi!"

Moin Readers.. Bagi generasi tahun 90an pasti banyak yang mengamini bahwa di tahun-tahun tersebut produk Honda betul-betul menginspirasi, penuh sejarah, dan berkarakter. Anak muda pasti tergila-gila dengan gagahnya Civic generasi ke 5 dan ke 6. Mewahnya Accord juga membuat kepincut para eksekutif muda. Setiap produk punya build quality melampaui zamannya, fanbase sendiri, dan membawa cerita panjang dari generasi sebelumnya. Karakter! Itulah yang dimiliki produk Honda di tahun 90an.

Di tahun 2010 ke atas menurut ane Honda telah kehilangan karakter tersebut, bagaimana kita bisa melihat generasi Civic FB ( lucunya di forum-forum otomotif dipelesetkan Civic FB =Failed Breed) yang tidak menampilkan karakter Honda dengan rear lampnya yang seakan menjiplak Mercy C-Class.

Bokong yang mirip, tapi masih bagus Mercy C-Class.. duh..

Atau bagaimana kita melihat build quality beberapa produk Honda yang membuat ane mengerutkan alis, plastik keras dan murah di interior, panel gap menganga, dan banyak lagi keluhan dari car enthusiast.
CEO Honda Takahiro Hachigo

Dan ketika CEO baru Honda Takahiro Hachigo berkata, "Saya akan tendang para akuntan dari proses pembuatan mobil!". Rencana Hachigo ini akan mengubah beberapa kebijakan dari CEO sebelumnya, Takanori Ito. Takahiro Hachigo akan memisahkan dan menata divisi, sehingga divisi yang mendesain dan merancang mobil terpisah dengan bagian pemasaran, sehingga produk Honda tidak terkesan didesain oleh akuntan. Mr Takahiro Hachigo yakin, dengan cara ini Honda bisa kembali membaik seperti masa sebelum krisis.
Tentunya rasa ini adalah masa-masa matahari terbit untuk penggemar Honda. Memang para akuntan ini yang membantu menyelamatkan Honda dengan produk-produk murah Honda di masa-masa krisis, tapi jangan sampai Honda kehilangan identitasnya. 
Honda harus di buat lagi oleh para RnD yang punya visi membuat produk Honda dengan sejarah besarnya di masa lampau, sekaligus membawa produknya ke depan melampaui zamannya. Bukan hanya sebuah produk yang diproduksi untuk menangguk untung, tetapi karya seni dari Honda yang akan dikenang dengan senyuman oleh para pemiliknya.
Civic yang masih caem

Seperti yang ditorehkan mobil-mobil Honda di masa 90an. Bahkan masih banyak produk Honda di tahun 90an masih membuat kita menggumam, "Wah bagus sekali mobil ini!". 
Harapan besar ane untuk Takahiro-sama, semoga bisa membangun Honda yang penuh karakter. Monggo Readers jika ingin berkomentar terhadap rencana CEO Honda Takahiro Hachigo di kolom komentar.

Sunday, April 24, 2016

Pacu Adrenalin, Night Race plus Matic Race Simpang Lima Gumul

Moin Readers.. kebetulan di weekend sabtu tanggal 23 April 2016, ane pulang kampung dan berniat jalan-jalan ke Arc de Triomphe-nya Kediri yaitu Simpang Lima Gumul. Suasana kebetulan sangat padat dan ramai hingga ane harus parkir di pinggir jalan raya Simpang Lima Gumul.

Setelah berjalan-jalan ke Simpang Lima Gumul, ternyata di dekat monumen Simpang Lima Gumul sedang dihelat acara road race bertajuk Night Race dan Matic Race
Simpang Lima Gumul.
Karena sudah di depan mata acara road race ini sehingga ane putuskan sekalian masuk ke dalam tempat sirkuit non permanen di Simpang Lima gumul. Dengan membayar tiket masuk Rp 30.000 dan diberi satu botol minuman berenergi ang menjadi salah satu sponsor acara.
Sebelum ane bercerita pengalaman menonton road race ini, ada baiknya kita bahas tentang apa itu road race. Road race adalah salah satu jenis balap motor yang populer di Indonesia, saking populernya kejuaraan road race sering diadakan hampir tiap minggu di berbagai daerah di Indonesia. Road rave sendiri diadakan asal muasalnya diadakan di jalanan umum. Dikarenakan pertimbangan balapan dijalanan umum membahayakan bagi pembalap, yaitu jalan semir, trotoar jlan, maupun pembatas jalan yang tak aman, maka balapan dipindahkan ke lintasan yang dibangun khusus untuk ajang road race, baik permanen maupun non permanen.
Dan yang spesial dari road race yang ane tonton kali ini adalah road race ini didakan di malam hari. Selain penerangan dari panitia harus maksimal, juga usaha dari pra pembalap tentunya harus lebih maksimal.

Sejatinya yang menjadi tajuk utama balapan di weekend ini adalah kelas matic, tetapi sepertinya yang menjadi kelas yang paling diminati penonton adalah kelas 2 tak. Yup Readers.. walau secara pabrikan sudah tidak memproduksi motor 2 tak dan sudah tidak diakui di Kejurnas Nasional, para pembalap tetap banyak turun dikelas ini dan menjadi kelas yang paling bergengsi di road race Jatim.
Ane pun sebagai penonton awam juga terhibur dengan laju balapan kelas 2 tak, walau asap tebal menyelimuti sirkuit balap dan pekaknya suara knalpot, sebagai penonton ane merasa ada adrenalin tersendiri saat melihat akselerasi dan para riders meliuk-liuk di belokan dan gelapnya malam di Simpang Lima Gumul. Berikut sedikit video yang start dari kelas 2 tak yang sempat terekam.

Dan setelah melihat kelas 2 tak dan kelas matic ane beranjak pulang. Oh ya Readers kalau berkunjung ke Kediri, ane rekomendasikan wisata kuliner nasi pecel di Jalan Dhoho. Happy weekend Readers..
Pecel Jalan Dhoho